RESUME PENGANTAR MANAJEMEN PART 2
·
Telekomunikasi
komunikasi
diyakini menjadi bagian penting untuk memperlancar proses perubahan di dalam
organisasi. Melalui komunikasi, berbagai informasi yang berhubungan dengan
perubahan disebarkan pada seluruh anggota organisasi. Tujuan utamanya adalah
untuk membuat area hitam berubah menjadi area putih yang membawa kejelasan bagi
seluruh anggota organisasi. Komunikasi
oleh beberapa ahli strategi
diyakini sebagai kunci keberhasilan bagi
program perubahan. Menurut
mereka, komunikasi yang
efektif mengenai perubahan
dapat mengurangi spekulasi dan menghilangkan kecemasan.Pendapat
komunikasi yang disampaikan melalui lain mengatakan bahwa pendekatan pendidikan
perlu dilakukan apabila terdapat kekurangan dalam analisis dan informasi atau
ketidakakuratan informasi.
·
Diversity
of workers
Perusahaan-perusahaan
yang berkembang semakin banyak kemudian memiliki cabang yang banyak. Kemudian
merekrut para pekerja nya dari berbagai daerah/negara. Terjadilah keragaman
latar belakang karyawan tersebut. keanekaragaman memainkan peran sentral dalam
upaya mempelajari perilaku organisasi dan menerapkannya dalam pengelolaan
organisasi.untuk memperoleh pemahaman yang pas tentang keanekaragaman yaitu
bagaimana memadukan perbedaan dan kesamaan . tentunya dengan banyak nya
keanekaragaman yang ada di setiap daerah kita harus bisa saling menghargai
keberagaman tersebut.
·
Kesadaran
public
Banyak masyarakat belum menyadari penuh tentang standar kualitas
pelayanan dan belum semua yang memiliki tolak ukur terhadap pelayanan yang
harusnya mereka terima, contoh nya kesadaran dalam menjaga kebersihan.
·
Global
Marketplace
Sekarang ini produk – produk tidak hanya beredar di negara tertentu saja
apalagi kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Beberapa contoh pemasaran global yang mungkin
sebagian dari Anda pernah mendengar atau mengetahuinya :
a. Microsoft yang sudah menjual produknya ke hampir semua negara di
dunia.
b. Samsung yang memasarkan produk elektronik seperti televisi, mesin
cuci dan lain sebagainya ke banyak negara.
c. Indofood yang sudah mengekspor produk mereka yaitu Indomie ke
beberapa negara.
d. Perusahaan Jepang dan China yang banyak menjual produk sayuran dan
buah-buahan
·
Community of
stockholder
Dalam hal menyeimbangkan peran dan hubungan antara stakeholder, maka
perusahaan harus memiliki tanggung jawab sosial atau yang biasa dikenal dengan
istilah CSR (Corporate Social Responsibility) kepada para stakeholdernya
jika menginginkan perusahaannya terus beroperasi dalam jangka panjang, terlebih
lagi dalam hal memaksimalkan keuntungan. Beberapa contoh tanggung jawab sosial
ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Tanggung jawab
sosial kepada karyawan
- Tanggung jawab
sosial kepada konsumen
- Tanggung jawab
sosial kepada supplier
- Tanggung jawab
sosial pemegang saham
- Tanggung jawab
sosial kepada lingkungan
Fungsi Management
·
Planning(perencanaan)
Mendefinisikan tujuan, menetapkan strategi untuk mencapai
tujuan, mengembangkan rencana untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan
kegiatan. misalnya, tujuan organisasi adalah meningkatkan penjualan
perusahaan. Manajer pertama-tama perlu memutuskan langkah mana yang
diperlukan untuk mencapai tujuan itu. Langkah-langkah ini mungkin termasuk
meningkatkan periklanan, inventaris, dan staf penjualan.
·
Organizing (Pengorganisasian)
Setelah sebuah rencana dibuat, seorang
manajer perlu mengatur tim dan materialnya sesuai dengan rencananya. Memberikan
pekerjaan dan memberikan wewenang adalah dua elemen penting dalam
pengorganisasian. Setelah seorang manajer memahami kebutuhan daerahnya, manager
dapat memutuskan untuk meningkatkan kepegawaiannya dengan merekrut, memilih,
melatih, dan mengembangkan karyawan. Seorang manajer dalam organisasi besar
sering bekerja dengan departemen sumber daya manusia perusahaan untuk mencapai
tujuan ini.
·
Leading (Memimpin)
Seorang manajer perlu melakukan lebih
dari sekadar merencanakan, mengatur, dan mengatur timnya untuk mencapai tujuan.
manager juga harus memimpin. Memimpin melibatkan memotivasi, mengkomunikasikan,
membimbing, dan mendorong. Ini membutuhkan manajer untuk melatih, membantu, dan
memecahkan masalah dengan karyawan.
·
Controlling (Pengendalian)
Manager perlu terus memeriksa hasil
terhadap tujuan dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan untuk
memastikan bahwa rencana daerahnya tetap sesuai rencana.Semua manajer di semua
tingkat di setiap organisasi menjalankan fungsi ini, tetapi jumlah waktu yang
dihabiskan manajer untuk masing-masing fungsi bergantung pada tingkat manajemen
dan organisasi tertentu.
Peran Manager
Peran adalah tindakan atau perilaku
spesifik yang diharapkan dariPengelola.Mintzberg mengidentifikasi 10 peran yang
dikelompokkan di sekitar hubungan interpersonal, transfer informasi,dan
pengambilan keputusan
· Mediator Andal
tugas utama seorang manajer adalah
menjadi mediator antara kepentingan perusahaan dan karyawan. Karenanya
dibutuhkan kemampuan komunikasi dan karakter interpersonal yang sangat baik
agar mampu menjalin komunikasi yang baik.Tentu saja, CEO akan kesulitan jika
harus menyampaikan kebijakan ke setiap karyawan dalam perusahaan. Pun demikian
dengan karyawan yang aspirasinya tak bisa begitu saja disampaikan para pemimpin
perusahaan.Butuh seorang manajer yang tanggap dan luwes untuk menjembatani
kedua belah pihak.
· Ahli Strategi
Manajer merupakan orang yang
bertanggung jawab di sebuah divisi. Walaupun manajer mengikuti target yang
ditetapkan pemimpin, namun manajer adalah pengambil keputusan yang efektif agar
keputusan pemimpin bisa diwujudkan dengan baik.Dengan pengalaman, pengetahuan,
kompetensi, dan kemampuannya, manajer adalah pembuat keputusan strategis, mulai
dari pembagian tugas sampai detail pengerjaannya.
Bahkan manajer berperan juga sebagai
pihak yang menentukan nasib bawahannya. Misalnya promosi dan sanksi.
· Pemecah Masalah
Peran manajer yang sama pentingnya
dengan yang lain adalah sebagai pemecah masalah yang terjadi di dalam divisi
berada di bawah pimpinannya.Masalah yang dimaksud meliputi setiap proses kerja
yang terjadi di dalam divisi sampai dengan konflik yang bisa saja ada antar
karyawan.Misalnya manajer pemasaran perlu menyelesaikan masalah menurunnya
pembelian di area tertentu dan juga menyudahi konflik di dalam tim pemasaran
yang dikarenakan pembagian insentif.
· Pemandu Kekompakan
Tim
Seperti yang kita tahu, kepuasan
karyawan adalah kunci dari tingginya produktivitas perusahaan. Karyawan puas,
perusahaan cuan. Begitu singkatnya.Karyawan yang puas lahir dari senangnya
mereka bekerja di dalam tim yang kompak dan produktif. Situasi yang kondusif
ini membutuhkan manajer yang memiliki sikap dan kepribadian yang baik. Luwes,
tegas, jelas, dan pandai mengarahkan.
Organizational Performance
· Organization
- lebih dari satu orang yang berkumpul
dan memiliki tujuan yang sama sudah bisa disebut organisasi.
· Effectiveness
- adalah perbandingan sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan
Contoh :Jika Ani pergi ke Surabaya menggunakan Pesawat dengan
tiket Rp. 1.500.000 dan sampai dalam waktu 1,5 jam. Maka Ani melakukan
pekerjaan tersebut dengan Efektif, namun Tidak Efisien. Karena
ia harus mengeluarkan biaya yang relatif mahal untuk perjalanan tersebut.
· Efficiency - adalah perbandingan rasio input dan output
Contoh : Jika
Fitri pergi ke Jakarta menggunakan Bus Ekonomi dengan harga Rp. 180.000 dan
sampai dalam waktu 6 jam, maka Fitri melakukan perjalanan tersebut dengan Efisien,
Namun kurang Efektif.
· Performance
– adalah pendekatan strategis dan
terpadu untuk meraih kesuksesan pada organisasi. Caranya adalah dengan
memperbaiki kinerja karyawan dan mengembangkan kemampuan tim.Secara
sederhana manajemen performa dapat diartikan sebagai proses sistematis untuk
membuat seluruh karyawan bisa satu langkah demi mencapai tujuan perusahaan yang
berkelanjutan.
Tingkatan manager
· First-Line
Manager
First line manager seorang yang berhubungan langsung dengannon
pegawai. Contohnya adalah mandor dalam pabrik, kepala seksi yang langsung
membawahi tenaga pengetik dan tenaga administrasi dalam kantor yang besar, atau
pengawas teknis dalam suatu perusahaan otomotif.
· Middle
Manager
Middle mager tugasnya membawahi dan mengarahkan
kegiatan-kegiatan para manajer lainnya atau bisa juga karyawan
operasional. Sebagai contoh, Manajer Cabang, Kepala Pengawas, Kepala
Departemen, Kepala Bagian, dan lain-lain.
· Top
Manager
Tugas
seorang top manager adalah memimpin organisasi atau perusahaan secara
keseluruhan agar dapat membentuk tim kerja yang baik. Manajemen puncak
terdiri atas Dewan Direktur atau Eksekutif, Presiden Direktur, Direktur, Kepala
Perwakilan, dan Kepala Divisi.
Keterampilan yang
harus dimiliki manager
Young Entrepreneur Council (YEC)
menyebutkan bahwa manajer yang baik harus memiliki kualitas dan sikap seperti:
akuntabilitas terukur, sikap dan karakter yang menyenangkan, luwes bergaul,
bersikap hangat, sabar, jujur, tegas, berempati, selalu positif, kompeten
memimpin, dan fleksibel.Kualitas juga perlu dilengkapi dengan beberapa
keterampilan yang harus dimiliki seorang manajer.
Robert Katz dalam Stephen P. Robbins
dan Timothy A.Judge (2008), mengidentifikasi tiga keterampilan dasar dari
seorang manajer diantaranya sebagai berikut.
· Keterampilan Teknis
(technical skill)
Keterampilan manajer dalam hal
pengetahuan atau keahlian khusus. Keterampilan teknis merupakan dasar bagi
manajer lini pertama atau tingkat rendah. Misalnya keterampilan akuntansi,
memperbaiki mesin, mengoperasikan software, dan sebagainya.
· Keterampilan Personal
(human skill)
Keterampilan personal adalah kemampuan
untuk bekerja sama, memahami, dan memotivasi anak buahnya, secara individu
maupun dalam tim.Keterampilan personal juga meliputi keahlian berkomunikasi dan
berhubungan dengan orang lain. Misalnya manajer dengan kemampuan komunikasi
yang persuasif mampu membuat karyawan diminta melakukan pekerjaannya dengan
senang hati tanpa disuruh.Komunikasi yang hangat dan bersahabat dari manajer
akan membuat bawahannya merasa dihargai sekaligus membuat atasannya merasa
didengarkan.
· Keterampilan
Konseptual (conceptual skill)
Keahlian manajer ini adalah kemampuan
manajer secara mental untuk menganalisis dan mendiagnosis situasi-situasi yang
sulit.Misalnya manajer puncak harus memiliki keterampilan dalam membuat konsep,
ide, dan gagasan untuk kemajuan sebuah perusahaan.Keterampilan konseptual juga
menyoal keterampilan manajer dalam membuat keputusan di saat yang genting.
Manajer biasanya melakukan langkah ini dalam menghadapi membuat keputusan:
mendefinisikan masalah, mencari beragam alternatif penyelesaian, mengevaluasi
tiap alternatif, memilih alternatif terbaik, mengimplementasikan sambil
diawasi.
Management and the New work
place
Karakteristik
· Sumber
daya – informasi
· Kerja
– fleksibel, daring
· Pekerja
– diberdayakan,agen gratis
Kekuatan Organisasi
· Teknologi
– digital, e- business
· Market/pasar
– global,termasuk internet
· Tenaga
kerja – beragam
· Value/nilai–
berubah
· Events
– krisis
I.
Daftar Pustaka
https://www.researchgate.net/publication/356377375_Manajemen_Perubahan_Organisasi_di_Era_Digital
https://binus.ac.id/malang/2018/10/stakeholder-dan-tanggung-jawab-sosial-perusahaan/
Comments
Post a Comment